Monday, 2 April 2018

Novel Mushoku Tensei Bahasa Indonesia Volume 12 Chapter 1 Bagian 7


Novel Mushoku Tensei Bahasa Indonesia Volume 12 Chapter 1 Bagian 7

Setelah tiba di depan ruang penelitian Nanahoshi.


Aku berpikir bagaimana aku harus memecahkan kebekuan ini.

Dia tipe penyendiri.

Saat mengambil sikap tsuntsun, sebaliknya dia mungkin akan menunjukan sejumlah besar emosi kesepian.


Aku akan absen selama dua tahun.

Jika sampai pada itu, penelitiannya akan berhenti sementara juga.

Perjalanannya menuju rumah telah berkembang dengan sangat lambat.


Alaminya, aku yakin dia akan mencoba untuk menahan ku.

Mungkin dengan beberapa alasan yang melekat.

Dia mungkin mencoba mengancamku juga.

[Jika kamu akan melakukan perjalanan maka, aku akan ***** Sylphy] Jika aku diberitahu sesuatu seperti itu aku bertanya-tanya apa yang harus aku lakukan. [3]

Aku tidak berpikir dia akan seyandere seperti itu.


"Fu ..."


Aku mengambil satu nafas. Satu ketukan.


"Silahkan masuk."


Setelah menunggu jawaban, aku memasuki ruang penelitian.

Nanahoshi mengangkat wajahnya dari meja dan melihat ke sini.


"Apa? Ada yang berbeda dari biasanya."

"Sebenarnya, aku datang untuk memberitahu sesuatu yang tidak menguntungkan."

"Memberitahu sesuatu yang tidak menguntungkan?"


Nanahoshi membuat wajah bingung.

Yah, itu tidak benar-benar mengubah cara aku membicarakannya.

Aku hanya akan mengatakannya seperti itu.


"Aku akan melakukan sebuah perjalanan. Karena keluargaku dalam masalah. Aku akan pergi sejauh Kota Labirin Lapan di Benua Begaritto. Perjalanan pulang-pergi itu akan memakan waktu sekitar dua tahun atau lebih."

"... Eh?"


Setelah menghabiskan beberapa waktu yang singkat tercengang, Nanahoshi berdiri sambil menendang dari kursi dengan tajam.

Dia meletakkan tangannya di atas meja dan menatapku dengan wajah tercengang.


".... Begaritto, Kota Labirin Lapan, dua tahun ..."


Dia terus mengulang kata-kataku seperti dia sedang memikirkannya.


"Aku sangat menyesal tentang ini, meskipun aku berkata aku akan membantumu. Tapi, tidak peduli apa, ini adalah sesuatu yang harus aku lakukan."


Nanahoshi membuka matanya setelah mendengar kata-kataku dan menarik nafas dalam-dalam.

Dan kemudian, duduk di kursi dengan 'bang' dan melihat ke langit-langit.


"Dua tahun..."

"Setelah aku kembali, aku akan terus membantu penelitianmu."

"...Dua tahun."


Nanahoshi menyilangkan lengannya dan tidak mengatakan apa-apa kecuali dua tahun.

Lebih dari itu, dia tidak mengatakan hal lain.

Dia tidak mencoba menahan ku atau menangis juga.

Hanya saja, dia melihat langit-langit seolah dia memikirkan sesuatu.

Hanya seperti itu, sekitar separuh waktu berlalu.

Hari ini tidak lebih dari masa-masa menyakitkan.


"Baiklah, aku minta maaf."


Itu sesuatu yang tak bisa dihindari.

Bahkan dia harus mengerti bahwa aku hanya membantu dengan niat baik.

Aku yakin dia benar-benar ingin menahan ku, dia menahannya.


Aku membalikan badan dan hendak pergi,


"Tunggu sebentar."


Aku menghentikan kakiku dengan suara itu.


Sejujurnya, aku tidak benar-benar ingin berbincang.

Aku tahu dia akan mencoba dan menghentikan ku.

Tapi, aku yakin lebih baik membicarakannya dengan benar.

Memikirkan itu, aku berbalik.


Dari laci terendah di mejanya Nanahoshi mengeluarkan sesuatu seperti buku catatan.

Dia membalik-balik halaman itu, dia membukanya ke halaman tertentu dan menunjukkannya kepada ku.


"Lihat ini."


Sama seperti aku diberitahu lalu ku lihat.


Buku catatan itu memiliki potongan peta yang melekat padanya.

Aku memiliki ingatan tentang peta, itu adalah lingkungan kota ini.

Meskipun aku mengatakan itu, skalanya agak besar.


Di bagian atas peta, dalam huruf yang agak besar, "N1" ditulis.

Di hutan tertentu di barat daya, tanda silang merah dibuat.

Di atas tanda salib huruf, "B3" ditulis.


"Ini adalah?"

"...."


Nanahoshi jelas ragu-ragu.

Apakah akan mengatakannya atau tidak untuk mengatakannya.

Namun, pada akhirnya dia mengatakannya.


"Ini adalah peta lokasi reruntuhan yang tersebar di seluruh dunia dengan lingkaran sihir teleportasi di dalamnya."


Lingkaran sihir teleportasi?


"Eh?"


Aku membiarkan mataku jatuh ke buku catatan lagi.

Huruf, "B3".

Mungkinkah ini menjadi.


"Ini lingkaran sihir teleportasi ke Benua Begaritto."

"O begitu .." [4]


Kalau dipikir-pikir.

Kalau dipikir-pikir dulu, Nanahoshi bilang dia pernah bepergian bersama dengan Orsted.

Jika Aku ingat dengan benar, mereka memanfaatkan lingkaran sihir teleportasi yang tersebar di seluruh dunia untuk bepergian ke sana-sini.


"Kamu bilang kamu tidak ingat lokasinya ..."


Betul. Nanahoshi mengatakan dia tidak bisa mengingat lokasi lingkaran sihir teleportasi.


"Orsted melarangku berbicara tentang hal itu dan aku tidak boleh mengungkapkannya. Waktu itu, aku mengatakan aku tidak bisa mengingatnya, jadi aku tidak bisa mengatakannya tapi .."


Tapi, dia meninggalkan catatan kalau-kalau ada waktu di mana dia membutuhkannya.

Secara rahasia menggambar peta di setiap tempat, atau menulis peta dalam teks.

Dengan santai meminta pada Orsted nama wilayah.

Kota-kota terdekat dan mengingat lokasi umum ...

Itu bukan memori, tapi sebuah catatan.


Aku membalik-balik halaman buku catatan.

Jauh dari kesempurnaan.

Di tempat-tempat di mana dia tidak bisa membeli peta atau dia bahkan tidak bisa tiba di kota, dia hanya menulis [Sebuah gunung dapat dilihat di sisi kiri. Kemungkinan besar tiga hari ke timur, kita akan menyeberangi satu sungai, selama dua hari.] Dan menggunakan cara menulis semacam itu.


Alfabet menunjukkan nama benua dan nomor tampaknya menunjukkan urutan yang dilewati.

U adalah untuk bagian utara Benua Tengah.

S adalah untuk bagian selatan Benua Tengah.

B adalah untuk bagian barat Benua Tengah.

BS adalah Benua Sihir.

BM adalah Benua Milis.

Aku kira seperti yang diharapkan tidak ada untuk Benua Surga.

Dan kemudian, B adalah untuk Benua Begaritto.


Di tempat-tempat di mana dia tidak tahu Benua mana dia berada, dia menggunakan huruf alfabet X dan Y.

Itu adalah volume tunggal yang menunjukkan usaha yang Nanahoshi masukkan sesudahnya.


"Aku sudah pasti mendengar nama kota yang dikenal sebagai Lapan. Aku mengingatnya. Lingkaran sihir teleportasi ini akan membawamu ke suatu tempat di dekat Bazaar tertentu, jika kamu pindah ke Utara selama sekitar satu bulan atau lebih, kamu akan tiba. Karena itu, seharusnya tidak salah. "

"Satu bulan ... kamu bilang ..."


Sekarang aku menatap halaman lagi.

Kerajaan Ranoa. Letaknya di hutan barat daya dari Kota Sihir Sharia.

Penskalaan peta ini menyulitkan untuk dikatakan. Sepertinya sekitar 10 hari atau lebih jauh?

Mungkin lebih dekat.

Itu ada di sana, lokasi lingkaran sihir yang akan membawa mu ke "B3".


Aku membalik halaman.

"B3" ada di halaman sebelumnya.

Untuk mencapai kota terdekat dari lingkaran sihir "B3", akan memakan waktu sekitar satu minggu.

Dari sana akan memakan waktu sekitar satu bulan, dengan kata lain itu berarti ...


47 hari.

Perjalanan pulang pergi adalah 94 hari.

Kita bisa melakukan perjalanan pulang-pergi hanya dalam waktu tiga bulan.

Jika kita bisa menyelesaikannya urusan disana dalam satu bulan, maka ...

Empat bulan.


Kita mungkin bisa.

Kita akan berakhir tepat waktu.

Untuk persalinan Sylphy.

Itu tidak akan tepat waktu untuk musim kawin Rinia dan Pursena, tapi itu, yah ... itu tidak masalah sama sekali.


"Tapi, apakah tidak apa-apa? Kamu dilarang berbicara tentang hal itu kan?"

"Aku ragu-ragu, tapi aku sudah merepotkan mu kemarin. Meskipun, aku ingin kamu tidak terlalu membicarakannya. Karena lingkaran sihir teleportasi adalah teknik terlarang, jika mereka tersebar di dunia, itu adalah sesuatu yang bisa dengan mudah dihancurkan oleh negara. "


Jika mereka dihancurkan maka itu berarti cara Orsted untuk berpergian akan berkurang ya.

Orang-orang yang akan dia murkai adalah mereka yang mengungkapkannya, yang pasti adalah Nanahoshi atau aku.

Orsted ...

Hanya diingatkan nama itu membuatku mulai gemetar ...

Aku tidak akan mengatakannya, kepada siapa pun.


"Terima kasih, Nanahoshi. Ini bantuan besar."

"Aku hanya ingin pulang lebih cepat."


Nanahoshi mengatakan itu sambil mendengus melalui hidungnya dengan [Hmph.]

Malu-malu Tsundere.

Aku mengambil buku catatan di tangan ku dan menundukkan kepala ku.

Dan kemudian, berbalik badan dan pergi dengan semangat tinggi.


"Ah, aku lupa mengatakannya, tapi di halaman pertama ada tanda yang menunjukkan lokasi reruntuhan dengan lingkaran sihir, dan metode untuk masuk ke sihir pelindung ditulis di sana, jadi pastikan kamu membacanya dengan benar . "

"Dimengerti. Aku berhutang budi kepadamu."

"Aku hanya membayar hutang."


Sambil tersenyum pahit pada kata-kata itu dari Nanahoshi, aku meninggalkan ruang penelitian.


Jangan Lupa SHARE sesudah baca !!





» Anda baru saja membaca: Novel Mushoku Tensei Bahasa Indonesia Volume 12 Chapter 1 Bagian 7

0 comments:

Post a Comment